Anai Leu Sita

Well Come in Potingan Group. Potingan Group is a organization of Siberut Young man from Siberut Island Mentawai in programs Tourism and concervation.

Please come to us Potingan Group to find information Siberut peoples and cultural.

**************************************************

Selamat datang di Potingan Group.
Potingan Group merupakan organisasi yang bergelut dalam kepariwisataan alam di Pulau siberut.

Silahkan kunjungi blog kami untuk mendapatkan informasi seputar Pariwisata.

Cari Blog Ini

Apakah Blog ini bisa membantu informasi ?

Tourism Culture

Tourism Culture
Sikerei

Label

Kamis, 11 Maret 2010


Blog Tutorial & Tips

Suara Potingan


Kebudayaan Mentawai Perlu diselamatkan


Tidak seperti dulu bahwa kebudayaan Mentawai hidup sesuai dengan kehidupan pada zamannya. Namun sekarang kebudayaan Mentawai perlahan-lahan mulai habis karena generasi Mentawai sudah kurang tertarik lagi. Oleh karena itu sebagai generasi Mentawai apa yang harus kita lakukan ???

Tidak cukup dengan nilai yang bisa kita pertahankan melainkan kita juga belajar tentang fisiknya budaya kita sendiri supaya tidak dicaplok oleh bangsa lain. Banyak turis masuk ke daerah kita menjual budaya kita dan kita tidak perduli. Sekarang kita hanya menjadi penonton dalam budaya kita sendiri tanpa ada tindakan.

Salah satu contoh adalah bahwa di ibu kota Kabupaten kita, pemerintah tidak mampu mengekspresikan budaya kita Mentawai. Kita tidak melihat simbol-simbol identitas Mentawai di Kota Kabupaten yang dikekolah oleh Pemerintah. Apakah tidak ada motivasi ke arah itu ?? Saya heran sebagai putra Mentawai, justru di bumi Sikerei yang ada simbol budaya daerah lain yang sudah jauh dari budaya Mentawai itu sendiri.

Nilai dan gambar budaya kita sudah terjual semuanya. Kalau kita lihat di internet banyak sekali film-film tentang Mentawai secara online. Oleh karena itu, bagaimana pengaturannya supaya ada batas-batas tertentu dalam perlindungan kebudayaan Mentawai ?
Bumi Sikerei berarti tanah Sikerei (dunianya sikerei) yang identik dengan kementawaian. Tetapi apa bukti bahwa Mentawai itu "Bumi Sikerei?" Apa kreatifitas kita untuk menyatakan hal itu ? Toh Bumi Sikerei tidak ada identitasnya di buminya sendiri ? Nampaknya perlu kita dialogkan masalah penyelamatan tentang kebudayaan Mentawai bersama tokoh-tokoh masyarakat Mentawai, pakar budaya, LSM dan Pemerintah sebagai Ama pulaggaijat.

Selasa, 09 Maret 2010

Sikerei



Sikerei is medicineman or tradicional pharmacist. They are can produc medicne and looking in forest. They can to speak with spirit and look it. Sikerei always had taboo and can't to do infrigement, if it hoppen, they will dead.

HUNT



Hunt one of activities Siberut peoples. Before go to jungle, they to do ceremony to call spirit of animals with cecret language. They will bring arrow poison and bow hunt. After beck, they to do party.

About Us



Potingan Group is organization from Siberut Island for Eco-Tourism. Potingan group standed 10 October 2009 by youngman Siberut with village goverment and figures of custom then local peoples. Legalitas of Potingan Group is prestiptive law.

It's standed becouse want to do development for natural concervation by tourism progres of culture, and aducation jungle. Now Potingan Group beginning program dance group, aducation jungle. Potinga group also to does survey concervatif area of Siberut Island. Many childrens not get study. They are stay with parent to jungle.

SAGO PROCESS


Sago is favorite food of Mentawai peoples. They to do process for get wetflour. Before to do filter, they cat sago bar and open peel then saw in white bar. Get to box then bring in the place of processing. One sago bar need sevent days to do procesing.

Sago many function in life days. It's peel can to give house wall and fire wood. Sago root as mericines, leaf as roof. So complexs what Mentawai peoples need to sago.

HEAD UMA


Uma is a big house of tradicional Mentawai. Uma as place comminity in all activitas everyday. All activities, head uma will be leader to porpouse uma member, like ceremony, cattle, farmed, hunt, taboo and build house. Head uma mucts to do taboo and to arange uma member for know about culture and custom. He's appointment samething in meeting fair and wise. he's hearing what uma member say.

TATOO


Tatoo is culture Mentawai peoples. Siberut Island many tatoo motiv as simbol Mentawai peoples in activites. They proud had tatoo. Tatoo had verious in Siberut island, and ussualy Sikerei always had tatoo. Now it's begin lost. Young man sametime do not tatoo again becouse forbid by government.

Sabtu, 06 Maret 2010

Sabuk kepala Sikerei


Sabuk kepala Sikerei merupakan sebuah alat dimana kita mengetahui Sikerei senior dan Sikerei yunior.
Membuat sabuk kepala dibutuhkan tujuh hari dan malah berbulan-bulan diiringi dengan acara pengangkatan yang bersangkutan dengan berbagai pantangan.

Suara Potingan



Alam Pulau siberut sangat indah dengan budaya yang unik sebagai asset untuk dikembangkan dalam pembangunan Mentawai, terutama pulau Siberut.

Cara ibu merawat dan menyusui anak di Buttui

Kepala Suku


Ini adalah salah seorang Kepala Suku di daerah Buttui Desa Madobg di Kecamatan Siberut Selatan

WIsata Alam Siberut: Air terjun Kulukubuk

WIsata Alam Siberut: Air terjun Kulukubuk

Jumat, 05 Maret 2010

Mari kita lihat masa depan anak-anak di Siberut

Peta Alamat Kami (Potingan Group)

Tari Adat


Tari adat (Turuk) Mentawai perlu dipertahankan sebagai hasil seni kebudayaan bangsa. Turuk dipelajari oleh generasi Mentawai agar tidak dilupakan sekarang sampai masa yang akan datang.

Kamis, 04 Maret 2010

Alam Potingan



Alam Potingan sangat indah, mempunyai panorama yang eksotik juga. Potingan merupakan wilayah alam yang sangat baik untuk dijadikan wisata. Hutan yang lebat, binatang endemik dan tumbuhan obat-obatan.

Mengolah Sagu


Selai berburuh, kegiatan tradisional lainnya adalah mengolah sagu ala-Mentawai. Mengolah sagu membutuhkan 7 9tujuh) hari sesuai pantang batang sagu.

Berburuh



Salah satu kegiatan tradisional di Mentawai adalah berburuh monyet. Berburuh tidak segampang yang kita pikirkan. Kiranya dibutuhkan berpantang agar jiwa buruan tersebut tidak jauh dengan sipemburuh. Beberapa acara ritual yang dilaksanakan sebelum pergi berburuh. Sistem orang Mentawai dalam berburuh, ketika kita tidak taat pada aturan alam, maka kita akan gagal mendapatkan sesuatu.

Tatoo (titik)



Tato di Mentawai sebuah budaya tradisional yang masih hidup sampai sekarang ini. Tato merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi Orang Mentawai. Kalau tidak ada tato berarti bukan orang Mentawai (dulu). Tetapi sekarang sudah banyak generasi Mentawai yang tidak memakai tato karena zaman yang menuntut. Tato tinggal nilai-nilainya yang bisa diketahui oleh generasi sekarang ini.

Pendidikan Tradisional




Banyak generasi Pulau Siberut yang tinggal dan hidup di hutan dan tidak mendapatkan pendidikan. Mereka lebih suka hidup dengan alam. Tetapi disisi lain mereka tertarik melihat teman-teman mereka yang belajar di sekolah. Akhirnya mereka mau mengikuti pendidikan hutan di lingkungan mereka sendiri.

Aducation Jungle




Mentawai childrens many is not get aducation. They life in jungle together their parent. They feel calm life with cattles and natural environment. They are tradicional life. Everyday help parent work, and do not known modern. So that Potingan Group once in a while go to looking for them and try give study reading and writing. Now they following jungle aducation where they life.


Banyak generasi Pulau Siberut yang tinggal dan hidup di hutan dan tidak mendapatkan pendidikan. Mereka lebih suka hidup dengan alam. Tetapi disisi lain mereka tertarik melihat teman-teman mereka yang belajar di sekolah. Akhirnya mereka mau mengikuti pendidikan hutan di lingkungan mereka sendiri.

Air terjun Kulukubuk

Suasana air terjun Kulukubuk

Air terjun Kulukubuk sebuah objek wisata yang belum diketahui oleh banyak orang. Selain airnya, juga fenomena yang terasa alami.

Rabu, 03 Maret 2010

Anai Leu Sita

Potingan group salah merupakan organisasi yang bergerak bagian Kepariwisataan alam, Budaya di Pulau Siberut, Kecamatan Siberut Selatan. Potingan Group jelas generasi Muda Mentawai yang ingin melakukan suatu pembangunan melalui Pariwisata yang sesuai dengan nilai-nilai budaya-adat masyarakat lokal.

Wisata Kulukubuk


Kulukubuk sebuah air terjun yang terletak di Desa Madobag Kecamatan Siberut Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai. Kulukubuk ini salah satu air terjun yang bagus dijadikan wisata alam.

Program Potingan Group

Adapun program potingan Group sebagai berikut :

1. Pelestarian alam melalui wisata
2. Pendidikan
3. Pemberdayaan Masyarakat Adat

Objek Wisata :

1. Air Terjun Kulukubuk
2. Sikerei
3. Budaya
4. Alam
5. Tracking
6. Berburuh
7. Mengolah sagu
8. Dll

Potingan Group

Potingan Group merupakan sebuah organisasi yang dibentuk oleh generasi Mentawai yang berada di Pulau Siberut, Kecamatan Siberut Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai. Organisasi ini didirikan atas kerja sama dengan pemerintahan desa Madobag serta tokoh-tokoh adat pada tanggal 10 November 2009 di dusun Rokdok.

Dasar berdirinya Potingan Group adalah :
1. Potensi Alam
2. Budaya
3. Pendidikan
4. Membuka mata dunia tentang wisata alam di Pulau Siberut.

Potingan Group dilindungi oleh Hukum Adat Mentawai. Organisasi ini lebih dekat dengan masyarakat adat dan bergabung untuk mengelolah potensi alam Siberut bersama dengan masyarakat lokal.

Banyak program wisata yang masuk, tetapi kurang memperhatikan wisata alam darat. Para wisatawan lebih terfokus objek wisata pesisir. Kemampuan wisata darat juga sangat baik dikembangkan karena banyak objek wisata yang lebih natural, seperti air terjun Kulukubuk, binatang endemik, flora dan fauna, budaya tradisional, serta tumbuh-tumbuhan obat tradisional yang biasa digunakan oleh para Sikerei.

Potingan diambil dari bahasa Mentawai yaitu surga. Potingan ini menurut kepercayaan orang Mentawai merupakan tempat arwah nenekmoyang dahulu dan sekarang. Jadi setiap orang meninggal rohnya akan pergi ke Potingan. Daerah Potingan ini merupakan lembah, hutan, bukit yang memiliki panoram yang sangat indah dan dikenang. Belum lagi binatang endemiknya, seperti monyet, burung dan lain-lain.

Untuk memasuki daerah Potingan ini dilakukan upacara kecil untuk izin kepada penghuninya. Hal ini dilakukan supaya keseimbangan antara manusia dan alam tetap terjaga dengan baik.